Siswa Magang Abihu Presly Haezer: Belajar GIT

GIT
sumber gambar: https://www.sitepoint.com

Blog Dhezign.comGIT? Makanan apa itu? Pertama kali aku mendengar kata GIT dari mas Ali, aku berpikir “GIT? Makanan apa itu? Terdengar aneh sekali”.

Setalah aku Search di mbah gugel, ternyata GIT adalah sebuah Tool yang akan sangat membantu pekerjaan developer terutama developer yang bekerja secara tim.

Aku pun langsung tertarik untuk mempelajarinya lebih lanjut. Telisik demi telisik ternyata aku perlu mempelajari terlebih dulu apa itu VCS karena GIT sendiri adalah salah satu tool yang berfungsi sebagai VCS.

Definisi dari VCS sendiri sebagai berikut: “Version control System (VCS) adalah sebuah sistem yang mencatat setiap perubahan terhadap file dan folder. Catatannya pun dilengkapi dengan informasi atas apa saja perubahan yang terjadi, tanggal, dan pelaku perubahannya. Dengan menggunakan version control, coder dapat dengan mudah untuk berpindah dari satu revisi ke revisi lain.”

Ternyata benar, Git ini jelas akan sangat membantu. Tidak hanya membantu para developer yang bekerja dalam tim, tetapi Git sendiri juga bisa mencatat setiap informasi perubahan file mulai perubahan apa yang terjadi, tanggal hingga siapa yang melakukan perubahan.

Aku pun jadi semakin semangat untuk belajar Git. Berjam-jam aku belajar mengenai GIT. Video demi video aku tonton, artikel demi artikel aku singgahi, contoh demi contoh aku praktekkan.

Aku pun semakin mantab dalam mempelajarinya. Banyak sekali ternyata lingkup dari Git ini sendiri. Bahkan GIT ini sebenarnya sangatlah kompleks, terutama di konsep branching nya yang perlu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk mempelajarinya.

Tapi sesulit apapun tantangan, jika kita menekuninya pasti tidak akan menjadi sebuah kesulitan yang berarti. ya kaannn?? hahaha.

Aku pun mulai mempelajari mengenai function-functionnya. Banyak sekali rupanya function ataupun option dari GIT.

Mulai dari function GIT unit yang berfungsi menginialisasi GIT itu sendiri hingga function GIT log yang berfungsi menampilkan log atau catatan-catatan dari perubahan-perubahan itu sendiri.

Mengesankan sekali fungsi dari GIT ini, dan bahkan lebih mengesankan lagi ternyata pembuat tool ini juga adalah pembuat dari sistem operasi yang banyak digunakan para developer, yaitu Linux.

Yang artinya tool ini adalah tool yang open source atau lebih simpelnya, GRATIS! Betapa baik hati nya bapak Linus Trovalds ini yang dengan rela hati memberikan aplikasi nya yang sangat berguna ini tanpa mengambil keuntungan sepeserpun.

Selanjutnya mas Ali menganjurkan kami untuk mempelajari GIT yang berbasiskan cloud. Kami pun juga dianjurkan untuk membuat akun di 3 layanan GIT berbasis cloud untuk memudahkan kami belajar dan praktek.

Tak perlu waktu lama, kami pun sudah membuat akun-akun di layanan GIT berbasis cloud tersebut. GIT mungkin memang agak sulit dikuasai, tetapi sekali kita menguasainya pasti akan sangat berguna di masa depan.

Loading Facebook Comments ...