MIT School Muslimah : Kode dan Puisi

Code is poetry

Code is poetry.

Pernah membaca kalimat di atas? Konon “code is poetry” adalah salah satu filosofi WordPress. Kamu mungkin pernah melihatnya di bagian footer website WordPress. WordPress sendiri tidak menjelaskan secara eksplisit apa makna kalimat tersebut. Ada yang bilang, maksudnya adalah kode harusnya simpel, elegan, indah, dan memiliki efek yang kuat, sebagaimana puisi memengaruhi manusia. Ada juga yang bilang bahwa kode, seperti puisi, pada awalnya akan sulit untuk dipahami. Tapi begitu kita mengulangnya lagi dan lagi, kita akan mulai merasakan keindahan dan kedalaman maknanya.

Kata ‘kode’ sendiri bahkan sudah meresap dalam bahasa sehari-hari kita. Mengutip kitabgaul.com, “Kata kode biasanya digunakan ketika seseorang tidak mau menyampaikan maksud ucapannya secara langsung.” Haha, benar-benar mirip dengan puisi kan? Ternyata kode dan puisi, dua hal yang kelihatannya nggak nyambung, memiliki banyak kemiripan.

Bukan cuma itu, bahkan kode dan puisi bisa bersatu! ‘Code poetry’ adalah istilah untuk jenis literatur ini. Tidak percaya? Bahkan sudah ada beberapa kompetisi yang melombakan jenis literatur ‘nyleneh’ ini. Source Code Poetry adalah salah satunya. Selain itu ada juga Code Poetry Slam yang diadakan secara berkala oleh Stanford University. Dalam website resmi Code Poetry Slam disebutkan,

Code Poetry means different things depending on who you ask. For a start, it can mean poems, written in a programming language, that are meant to be read purely as words on a page; code that aims for elegant expression within severe constraints, like a haiku or a sonnet, or code that generates automatic poetry.

Di bawah ini adalah salah satu contoh code poetry dalam Vienna Code Poetry Slam.

…ya.. cukup bisa dipahami ya. Tapi ada juga model code poetry yang lebih.. abstrak.. seperti ini:

Err…. Ada yang paham?

‘Puisi’ yang terakhir ini berjudul Polymorphism oleh Julian Bliss. ‘Puisi’ yang sama sekali tidak bisa saya pahami ini adalah pemenang dalam Code Poetry Slam Stanford University untuk tahun 2015. Luar biasa ya. . .

Nah code-poetry ini barangkali bisa menjadi salah satu pilihan bagi kamu yang ingin berpuisi namun benci dicap ‘galau’ oleh teman-temanmu. Gimana menurutmu?

Loading Facebook Comments ...