Berbagi Tips Memulai Bisnis di Seminar Kampus Polines Semarang

brian-arfi-di-polines-300x200

Blog Dhezign.com | Beberapa waktu lalu, Brian Arfi diundang ke Politeknik Negeri Semarang (Polines) untuk menjadi pembicara dalam acara yang bertajuk “Seminar Nasional UKM PCC 2012 IT Preneurship: StartUp, Grow, and Innovate”. Tepatnya pada 14 April 2012.

Pada seminar itu, banyak mahasiswa yang hadir untuk mengetahui cara memulai usaha IT-Preneurship, cara mengembangkan dan berinovasi bisnis berbasis IT.

Setelah sesi perkenalan, Brian lalu bercerita tentang awal mula Brian mendirikan bisnis PernikMuslim.com dan DheZign.com. Seperti yang sering diceritakan, Brian memulai bisnis itu hanya dengan satu set komputer dan printer. Hingga sekarang ini, sudah memiliki banyak klien dan belasan karyawan.

Dalam sharingnya, Brian memberikan beberapa tips untuk memulai bisnis. Yang utama adalah dimulai dari ide. Ide bisa ditemukan di banyak tempat dan aktivitas. Mulai bangun tidur hingga tidur lagi. Ada banyak hal yang bisa memantik ide usaha.

Yang penting adalah, ide bisnis itu, lebih baik yang bisa memberikan solusi atas suatu persoalan. Jika dengan bisnis itu, masalah orang lain bisa menjadi selesai, maka jalankan bisnis itu.

Brian kemudian cepat-cepat menyela, tetapi jangan terlalu percaya diri dengan ide yang didapat. Coba bicarakan, diskusikan ide itu dengan orang lain. Dengan orang yang akan menjadi sasaran bisnis, dengan orang yang pernah menjalankan ide bisnis seperti itu, atau orang yang akan dijadikan partner bisnis.

Dengan mendiskusikan ide yang dipunyai, ide akan lebih matang. Jangan takut ide dicuri. Karena ide hanyalah ide, kalau tidak segera dieksekusi atau diwujudkan.

Kata Brian, setelah bisnis mulai jalan, berjejaringlah. Aktiflah di komunitas, misalnya. Komunitas akan membantu Anda membesarkan ekosistem bisnis. Jika bisnis Anda dalam bidang IT, berkumpullah dengan orang-orang IT dan orang-orang yang membutuhkan IT. Dari sana tentu akan banyak jejaring baru yang bisa Anda manfaatkan untuk perkembangan bisnis Anda.

Lalu, selanjutnya, desain dan terapkan model bisnis yang tepat. Bisnis perlu menghasilkan uang. Itu akan menjadi darah yang bisa tetap memacu jantung bisnis berdetak. Model bisnis yang tepat, bisa ditentukan dengan riset pasar. Apa yang membuat pasar butuh dan akhirnya mau membeli produk / jasa yang ditawarkan, itulah kunci yang harus ditemukan.

Jika gagal, nikmati kegagalan itu. Pelajari proses kegagalan itu. Ambil sisi positifnya, lalu segera bangkit.

Panitia acara menuturkan, dengan acara seminar ini diharapkan orang-orang dapat mengetahui dan termotivasi untuk memanfaatkan berbagai peluang positif dari perkembangan teknologi dan informasi untuk memulai dan berinovasi dalam berwirausaha.

Loading Facebook Comments ...