MIT School Muslimah : Belajar Menggunakan CocoaPods

Belajar Menggunakan CocoaPods

Apa itu CocoaPods?

Mari kita kutip dari situs resminya, CocoaPods.org :

CocoaPods is a dependency manager for Swift and Objective-C Cocoa projects. It has over ten thousand libraries and can help you scale your projects elegantly.

Saat membuat sebuah aplikasi tentu kita akan banyak menggunakan library dan plugins dari pihak ketiga untuk mempermudah pengembangan aplikasi tersebut. Menggunakan CocoaPods adalah sebuah dependendy manager atau library manager yang akan sangat memudahkan kita dalam menggunakan third party library ini. Seluruh third party library yang kita gunakan akan diatur dalam sebuah file yang disebut ‘podfile’. Oleh karena itu belajar menggunakan CocoaPods adalah hal yang penting.

Bagaimana Cara Menginstall CocoaPods?

CocoaPods dibangun menggunakan Ruby. Jadi sebelum instalasi pastikan device kalian sudah memiliki Ruby. Instalasi dilakukan melalui terminal. Jadi buka terminal dan ketikkan

$ sudo gem install cocoapods

Tunggu sampai terminal menyatakan bahwa instalasi berhasil.

Bagaimana Cara Membuat Podfile dalam Project?

Langkah ini dilakukan sekali saja untuk setiap project. Setelah memiliki sebuah podfile, kita dapat dengan mudah mengatur third party library yang kita ingin masukkan melalui file tersebut.

Buka terminal dan cd pada folder project kita.

Jalankan

pod init

dan tunggu sampai proses selesai.

Sekarang kita sudah memiliki sebuah podfile. Setelah ini dan seterusnya, file project yang kita gunakan adalah yang berekstensi .xcworkspace dengan ikon berwarna putih (bukan lagi yang biru).

Bagaimana Cara Menginstall Library Menggunakan CocoaPods?

Langkah ini dapat kita lakukan berkali-kali dalam suatu project. Buka podfile dari project kita (file ini ada di folder project dan dapat dibuka menggunakan XCode). Secara default, podfile dari project Toko Kembang akan terlihat seperti ini:

Screen Shot 2016-04-08 at 12.08.41

Selanjutnya kita tinggal mengikuti petunjuk pada baris comment (uncomment line kedua dan keempat) dan ikutin petunjuk instalasi sesuai yang tertera di repository library (yang ada di, misalnya, GitHub). Pada umumnya instalasi library tinggal dilakukan dengan mem-paste sebaris kode di antara “target” dan “end”. Sehingga terlihat seperti ini:

Screen Shot 2016-04-08 at 12.13.23

Dalam contoh ini, project Toko Kembang akan menggunakan library LiquidFloatingActionButton dan SnapKit. Tinggal ditulis seperti itu, lalu kita install melalui terminal dengan perintah

pod install

. Oh ya sebelumnya pastikan bahwa terminal kita sedang menunjuk pada folder project yang kita maksud. Untuk menghapus sebuah library, caranya juga sama. Tinggal ubah podfile dan hapus library yang kita maksud, dan jalankan pod install melalui terminal.

Nah untuk pemakaian library, silakan ikuti petunjuknya di repository library masing-masing.

Loading Facebook Comments ...